PTPN IV PalmCo, Subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Studi Kelayakan Komoditi Gambir dengan Universitas Andalas (UNAND) Padang sebagai langkah strategis dalam pengembangan komoditas unggulan nasional berbasis riset dan industrialisasi.
Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan di Kantor Rektorat Universitas Andalas, Padang, Senin (29/12/2025), dan menjadi tonggak awal kolaborasi antara industri perkebunan dan institusi akademik dalam mengoptimalkan potensi komoditas gambir secara berkelanjutan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan komoditas bernilai tambah sekaligus mendorong peningkatan ekonomi petani. “Pengembangan gambir ini sejalan dengan visi Kementerian Pertanian dalam memperkuat komoditas unggulan nasional melalui hilirisasi dan kemitraan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Sistem dan Sustainability PalmCo, Ugun Untaryo, menjelaskan bahwa studi kelayakan tersebut akan menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan investasi perusahaan. “Kami ingin memastikan bahwa pengembangan bisnis gambir dilakukan secara komprehensif, terukur, dan berkelanjutan dari aspek teknis, hingga berkelanjutan,” kata Ugun.
Studi Kelayakan dan Program Strategis
Studi kelayakan ini melibatkan tenaga ahli dari Universitas Andalas untuk mengkaji rencana pembangunan pabrik pengolahan gambir serta pengembangan kebun plasma seluas 50 ribu hektare sebagai bagian dari ekosistem bisnis gambir yang terintegrasi.
Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen UNAND dalam mendukung pengembangan komoditas nasional. “Kami siap menghadirkan keahlian akademik dan riset terapan agar gambir dapat dikembangkan secara modern dan berdaya saing,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor Universitas Andalas, Henmaidi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat.
Hilirisasi Gambir
Perjanjian kerja sama ini ditetapkan untuk jangka waktu tiga tahun hingga 31 Desember 2028, dengan fokus pada optimalisasi potensi komoditi gambir melalui riset mendalam dan penguatan industrialisasi. Ruang lingkup kerja sama mencakup identifikasi pasar dan offtaker, kajian supply–demand, pembangunan demplot budidaya varietas unggul, serta penyusunan studi kelayakan bisnis berskala ekonomis.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa kolaborasi ini selaras dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah dan keberlanjutan. “Kami optimistis, melalui sinergi dengan Universitas Andalas, gambir dapat menjadi komoditas strategis baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya dalam mengembangkan bisnis berbasis riset, inovasi, dan kemitraan strategis, sekaligus memperkuat peran BUMN dalam mendorong hilirisasi komoditas perkebunan nasional secara berkelanjutan.



Komentar
Tuliskan Komentar Anda!