Peluncuran Program Kedaulatan Pangan dan Energi Nasional bersama PT Palma Pertiwi Makmur, JARSANAS, dan Kemendes PDT

banner 468x60

Serang, 23 Juli 2026一Ancaman krisis pangan dan energi menjadi isu utama yang dihadapi seluruh dunia saat ini. Ketahanan pangan dan energi menjadi faktor penentu keberlangsungan bangsa.

Lahir dari gagasan itu, PT Palma Pertiwi makmur bersama JARSANAS (Jaringan BUMDes Nasional), dan Kemendes PDT (Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal) meresmikan peluncuran Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi.

Program ini berusaha mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan ketahanan pangan dan energi. Sebagai langkah awal, dalam upaya nyata mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto untuk membangun ekonomi nasional dari desa dilaksanakan Program Pendampingan dan Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis BUMDes melalui KPBU (Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha) unsolicited.

“Provinsi Banten terpilih sebagai lokasi proyek percontohan nasional untuk 38 provinsi karena memiliki potensi ekonomi desa yang besar dari sektor pangan, energi, pariwisata, kelautan, dan agroindustri.

Banten juga didukung dengan seratus desa terpilih dengan desa unggulan serta kesiapan ekosistem BUMDes,” ujar Christian Kent, Sekjen Forum BUMDes sekaligus Direktur JARSANAS.

Dalam kesempatan ini juga berlangsung pengukuhan pengurus Forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten yang dilakukan oleh Gubernur Banten, Andra Soni.

“Semoga ini bisa mempercepat indeks pembangunan,” ujar Andra Soni.

“Kolaborasi ini harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas dan pengembangan hilirisasi produk unggulan desa,
pemberdayaan UMKM, penguatan koperasi desa maupun BUMDes, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Dan pada akhirnya, kemajuan desa akan menjadi pondasi utama kemajuan daerah.”

Rencana Program Kedaulatan Pangan dan Energi Nasional di Banten meliputi pembangunan 100 unit Pertashop, 100 unit Rice Milling, serta 100 unit Desa Ekspor Sabut Kelapa.

Dengan total 300 unit usaha di Provinsi Banten, program ini diproyeksikan menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok pangan dan energi, serta meningkatkan
devisa melalui ekspor produk desa.

“Rencana kerja BUMDes dalam sektor kedaulatan pangan dan energi lengkap dengan finansialnya, teknologinya, juga joint concept dengan akademisi dari universitas-universitas.

PT Palma Pertiwi Makmur sebagai KPBU unsolicited melaksanakan program kedepannya secara nasional.” ujar Mardianto, Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur.

“Mari kita bersama-sama semua komponen untuk menyatukan visi misi dan arah pembangunan daerah supaya kita benar-benar berdaulat di negeri kita sendiri.

Harapan kita Banten bisa jadi pelopor kedaulatan pangan dan energi untuk daerah-daerah berikutnya.” Untuk infrastruktur energi, PT Palma Pertiwi Makmur berkolaborasi dengan Koperasi
Nasional Pertamina Bersatu 139. “Kedepannya, kami akan membangun seratus Pertashop disetiap provinsi untuk masyarakat desa dan nelayan sebagai rantai pasok distribusi BBM yang
berkualitas,” kata Nur Hermawan, Ketua Pengurus Koperasi Nasional Pertamina Bersatu 139.

PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM) sendiri adalah perusahaan KPBU (Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha) unsolicited kedaulatan pangan dan energi nasional.

Melalui kolaborasi lintas sektor, PT PPM menjadi jembatan antara sumber daya alam Indonesia dengan kekuatan industri. PT PPM berperan sebagai avalis, off taker, dan integrator.

Sementara Koperasi Nasional Pertamina Bersatu 139 adalah koperasi yang beranggotakan para pekerja Pertamina yang perannya semakin meluas sebagai wadah ekonomi dan aktif
dalam kerja sama strategis untuk mendukung program pemerintah.

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *